Thursday, May 13, 2010

CEO Holcim Indonesia Tewas oleh Bom Jakarta

Reuters Pimpinan eksekutif PT Holcim Indonesia, Tim Mackay, tewas dalam sebuah ledakan bom di sebuah hotel di Jakarta, Jumat, dan membuahkan saham perusahaan itu merosot lebih dari 5 persen.

"Dia sudah mati," kata direktur perusahaan pemasaran Patrick Walser, Mackay membenarkan bahwa telah tewas dalam sebuah ledakan.

Polisi Indonesia mengatakan sembilan orang tewas oleh ledakan bom di dua hotel, JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta. Televisi setempat mengatakan dua orang juga tewas dalam ledakan yang ketiga, sebuah bom mobil di utara ibukota.

Holcim Indonesia adalah 77,3 persen dimiliki oleh Holcim Ltd dari Swiss, pabrik semen terbesar kedua dunia.

Saham Holcim Indonesia turun dari 5,26 persen pada 0430 GMT, dibandingkan dengan 1,25 persen jatuh di jakarta indeks patokan.

Mackay menjadi CEO perusahaan pada tahun 2004. Pada tahun 2006 ia mengubah nama perusahaan dari PT Semen Cibinong menjadi PT Holcim Indonesia, dan berhasil mewujudkan perusahaan menjadi perusahaan menguntungkan dan kompetitif.

Thursday, April 15, 2010

Koja tenang setelah bentrokan

bbc | Kurang dari 24 jam setelah bentrokan antara warga, satuan polisi pamong praja dan polisi selesai, situasi Koja relatif tenang.

Di beberapa titik di lokasi masih nampak kerumunan warga yang berjaga-jaga, juga di lokasi makam Mbah Priok yang disengketakan.

Mereka mengatakan berjaga untuk menghadapi kemungkinan aparat akan kembali melakukan pembongkaran paksa makam Mbah Priok hari ini.

Namun seperti dilaporkan wartawan BBC Ervan Hardoko Kamis pagi (14/4) di Koja, Jakarta Utara, situasi di lokasi sudah berjalan kembali normal.

Jalan raya utama yang menghubungkan kawasan pelabuhan Tanjung Priok dan Cilincing sudah kembali padat dilalui kendaraan.

Yang masih menunjukkan sisa bentrokan adalah batu-batu dan bangkai kendaraan roda empat yang dibakar massa kemarin dan belum dibersihkan hingga pagi ini.

Puluhan kendaraan milik Satpol PP dan polisi dibakar massa kemarin ditengah bentrokan antara dua kubu.

Tiga orang tewas dan ratusan luka-luka dalam insiden berdarah.

Cegah benturan baru
Menjelang tengah malam setelah bentrokan terjadi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung memberikan pernyataan terkait insiden Koja.

Presiden Yudhoyono menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.

Sementara kepada kepolisian diperintahkan agar mencegah terjadinya benturan baru.

"Saya sudah pernah menyampaikan untuk secara persuasif mencegah benturan yang bersifat fisik. Sebab dalam situasi yang panas benturan fisik akan mudah terjadi dan akan menimbulkan korban," kata Presiden.

Pemda DKI juga diperintahkan untuk menghentikan sementara rencana membongkar dan merenovasi kompleks makam Mbah Priok. Pemda serta aparat diminta menggelar investigasi untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas timbulnya bentrokan berdarah tersebut.

Wakil Gubernur DKI Priyanto mengumumkan hari ini pertemuan antara pihak-pihak terkait kerusuhan akan digelar siang nanti.

Dua korban tewas akibat bentrokan Koja sementara ini adalah Soepomo dan Ahmad Tadjuddin keduanya anggota Satpol PP.

Gubernur DKI Fauzi Bowo melayat ke rumah duka, tadi pagi. Pemda DKI menyatakan akan memberikan santunan kepada para korban dan fasilitas pengobatan gratis di rumah sakit.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2010/04/100415_priokthursday.shtml

Wednesday, April 14, 2010

Korban jatuh dalam bentrokan di Koja

bbc | Kekerasan pecah di kawasan Koja Jakarta Utara setelah masyarakat bentrok dengan aparat Satuan Pamong Praja, Sat PP, Pemda DKI yang berusaha membongkar sejumlah bangunan di sekitar makam Mbak Priuk.

Kepala Dinas Penerangan Polda Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, mengatakan bentrokan terjadi akibat kesalahpahaman antara masyarakat sekitar lokasi makam bersejarah itu dengan Sat PP.

"Warga mengira Sat PP berencana memindahkan makam mbah Priuk yang bersejarah, padahal Sat PP hanya membersihkan rumah-rumah di sekitar makam," ujar Kombes Boy Rafli Amar.

Kombes Boy Rafli Amar mengatakan belum menerima laporan resmi jumlah korban tewas atau luka dalam bentrokan tersebut, namun ketua Forum Betawi Rempug yang ikut turun membantu warga mengatakan tiga orang tewas dan sejumlah lain luka-luka.

"Menurut laporan rekan-rekan FBR di lapangan tiga orang tewas, dua dari pihak warga dan satu dari Sat PP," ujar ketua FBR, Lufti Hakim, yang mengaku mengerahkan lima ribu anggotanya untuk melawan upaya penertiban Pemda DKI itu. .

Sementara sejumlah media di Indonesia melaporkan lebih dari 20 orang luka-luka dalam bentrokan ini.

Kombes Boy Rafli Amar mengatakan Polda Jaya kini telah mengerahkan seribu personil untuk mencegah bentrokan ini meluas dan berkepanjangan

Sengketa tanah
Rencana pembongkaran bangunan di sekitar makam dilakukan setelah pemilik menolak melakukan perintah pemerintah daerah Jakarta Utara untuk membongkarnya sendir dan sejak itu warga berjaga-jaga untuk mengantisipasi operasi pembongkaran oleh Sat PP.

Makam itu menurut pemerintah DKI Jakarta dibangun di atas lahan milik PT Pelindo namun klaim ini dibantah oleh pewaris makam Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad Al Husaini Ass Syafi'i Sunni RA atau mbak Priok.

Pewaris makam ulama yang dianggap berjasa menyebarkan Islam ini dikutip media mengatakan bahwa upaya penggusuran makam telah terjadi sejak tahun 1997 karena lokasi itu akan dijadikan terminal peti kemas, padahal makam keramat ini selalu menjadi tempat ziarah banyak pihak.

"Sekarang Pemda DKI berencana membatasi kegiatan mengunjungi makam. Jadi hanya boleh setahun sekali dan jumlahnya pun terbatas," ujar Lutfi Hakim, ketua FBR, kelompok yang ikut membantu warga mempertahankan wilayahnya.

Pernyataan itu dibantah oleh pihak Pemda DKI. Sebelumnya Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono dikutip situs pemda DKI mengatakan bahwa "makam Mbah Priok tidak kami bongkar. Namun sebaliknya yang akan ditertibkan adalah bangunan di sekitar areal makam seperti gapura dan pendopo yang ada di areal lokasi makam."

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2010/04/100414_koja.shtml

Indonesia : Jakarta-Tomb Protest Turns Bloody

time | A protest over a historic tomb on government land in the Indonesian capital turned bloody Wednesday, with 90 wounded in clashes between riot police and hundreds of demonstrators armed with machetes and sticks.

Some 2,000 city security officers and 600 police used tear gas, water cannons and batons to beat back the protesters near the country's main seaport of Tanjung Priok in northern Jakarta, city spokesman Cucu Kurnia said. Police estimated the number of protesters at 500. (See video: "Indonesia's Green Gamble.")

The protesters threw rocks and petrol bombs, setting fire to at least five police vehicles and destroying dozens of others.

The protesters believed city officials were trying to remove the tomb of an Arab cleric who helped spread Islam in North Jakarta in the 18th century. The tomb is located on land claimed by the state-run seaports operator Pelindo II.

Local media reported that at least two people were killed in the violence, and footage seen on Metro TV showed one city security officer lying on the ground motionless with his stomach area blurred out. The officer had reportedly been disemboweled.

Jakarta police spokesman Col. Boy Rafli Amar said reports of deaths were wrong.

"At least seven police were injured quite badly and we still have not received complete information on how many protesters were wounded," Amar said. "Police are finding it difficult to disperse the protesters, who are armed."

Kurnia said 90 people had been injured in the clashes and seven were in critical condition.

A nurse who answered the phone at the local hospital where the wounded were being taken said she did not have the exact number of injured but that hospital rooms were packed with people bleeding and bruised. She hung up without giving her name.

Footage on Metro TV showed one police officer with his hand cut off and several protesters beaten by police and dragged away bleeding. Fist fights broke out between protesters and security officials, while burning tires and cars sent a cloud of black smoke over the port area.

Kurnia denied that city officials had tried to demolish the tomb, saying the city wanted to remove illegal squatters nearby.

"We did not intend to demolish the tomb but we want to evict the illegal settlers. In fact the local government wanted to preserve or restore the tomb," Kurnia said.

Associated Press writer Irwan Firdaus contributed to this report. | http://www.time.com/time/world/article/0,8599,1981914,00.html

Saturday, April 3, 2010

Kapolda Lampung diberhentikan

bbc | Brigjen Polisi Edmon Ilyas diberhentikan dari jabatannya sebagai Kapolda Lampung sebagai tindak lanjut dari penyelidikan mafia kasus pajak senilai 25 miliar rupiah dengan tersangka Gayus Tambunan, staf Direktorat Jenderal Pajak.

Edmon dibebastugaskan setelah Gayus diperiksa oleh tim khusus kepolisian setelah dia tiba kembali di Jakarta dari pelarian singkat di Singapura.

Diperkirakan, keterangan Gayus mendorong petinggi kepolisian untuk memberhentikan Edmon Ilyas.

Sementara itu, satu lagi brigjen polisi yang dikaitan dengan makelar kasus pajak, Raja Erizman, masih bertugas sebagai pejabat senior di Bareskrim Polri.

Di balik mutasi
Tindakan pimpinan Polri memberhentikan Edmon Ilyas itu diumumkan bersamaan dengan pergantian sejumlah kapolda.

Pergantian dan pembebastugasan ini diumumkan oleh Kadiv Humas, Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta.

Kapolda Lampung sekarang dipercayakan kepada Brigjen Sulistyo Ishak, yang sebelumnya berada di posisi Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri.

Dalam rangkaian pemeriksaan kasus Gayus, Mabes Polri juga membebastugaskan dua pejabat penting di lingkungan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim).

Kedua perwira menengah yang dibebastugaskan itu Kombes Pol Pambudi Pamungkas dan Kombes Pol Eko Budi Sampurno. Mereka bertugas menangani kasus Gayus.

[lacak.info/ http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2010/04/100402_policesuspended.shtml]